Jumat, 29 Maret 2013

Hak Tuhan

malam itu, selasar depan musholla.

dia bertanya,"apa orang yang beragama selain agama Islam, jika melakukan sebuah kebaikan mendapat pahala??"

"tentu saja tidak", dan dia sedikit terharu dengan jawaban itu.

dia bertanya lagi, "apa Allah setega itu, membiarkan orang-orang baik masuk neraka-Nya, hanya karena tidak menyembahnya? apa Allah se-egois itu?"

"Dia bukan egois, hanya saja....." sedikit melihat kelangit, "mungkin Dia hanya menjalankan apa yang sudah Dia putuskan dahulu"

"Dia kan punya gelar Maha Kuasa, kenapa Dia seolah tidak punya kuasa untuk merubah keputusan-Nya?"

"Apa kamu lupa, jika Dia juga punya gelar Maha Pemelihara?" sedikit asal, "jadi Dia akan terus memelihara apa yang sudah diputuskan"

dia mengangguk, entah, mengerti atau masih mencerna kalimat asal barusan.

"Allah kan satu-satunya dzat yang bisa membolakbalikkan hati manusia, kenapa tidak Dia balik hati orang-orang yang bukan islam supaya jadi islam? minimal orang-orang yang berbuat baik dan dekat dengan-ku" dia semakin penasaran

"kenapa sekarang kamu yang egois?" dia terdiam, "apa kamu selalu berdoa demikian?"

"iya, setiap malam" jawabnya sambil tertunduk

"berdoalah terus, siapa tahu Allah akan melunak untuk doamu."

dan kemudian kami pulang,



terisnpirasi dari sebuah diskusi di malam paskah, 28 Maret 2013



1 komentar:

  1. Jen, tulisan ini kayae terlalu frontal menurutku, pikir lagi deh

    BalasHapus