Wanita adalah bahan pembicaraan setiap laki-laki, dan laki-laki sangat suka membicarakan wanita. Dari wanita alay sampai wanita anggun, dari cara berpakaian sampai cara berbicara, selalu bisa dibahas. Ngomong-ngomong soal cara berpakaian, laki-laki itu memiliki selera yang aneh terhadap cara berpakaian wanita. Para pria sangat suka melihat wanita berpakaian seksi, menggairahkan, atau mungkin lebih tepatnya terbuka, tetapi beberapa pria akan sangat tidak suka jika pacar mereka memakai pakaian terbuka, takut dilihat laki-laki lain katanya.
Satu lagi, laki-laki suka membicarakan wanita cantik berjilbab yang menutup tubuhnya, ingat menutup bukan membungkus, tapi mereka lebih suka membicarakan wanita berjilbab yang membungkus tubuhnya. Akan selalu ada yang dibicarakan, cara memakai jilbab yang tidak benar, celana ketat yang tidak cocok dengan jilbab, dan pakaian yang juga ketat menonjolkan bagian tubuh yang ditutupi oleh kerudung selempangan yang naggung. Memang agak aneh, tapi akhir-akhir ini banyak wanita berkerudung yang membungkus tubuhnya dibalik pakaian ketat dengan hijab yang lagi trend, antara pingin tobat atau mengikuti mode, entahlah. meminjam kalimat teman saya, yang seperti itu namanya pantat yang dijilbap-pin. Agak sarkas, tapi sepertinya benar.
Saya sangat mengapresiasi kemalun mereka ditutupi dan kemauan mereka menutupinya, tapi alangkah akan sangat baik jika mereka (wanita pembungkus tubuh) menentukan pilihan mereka. Bukan bermaksud menilai sepihak, tapi menurut saya, terkadang wanita yang seperti itu justru menodai diri mereka. Mereka tidak siap berkerudung tapi juga tidak siap ketinggalan mode hijab pashima atau apalah itu yang sedang ngetren sekarang, hasilnya celana ketat, pakaian ketat, hijab aneh dengan warna mencolok. Saya hanya ingin mengingatkan pada kalian yang masih ragu, tolong....tolong tentukan pilihan berpakaian kalian, jika ingin berjilbab berjilbablah dengan benar sesuai dengan syariat yang telah dianjurkan, dan jika ingin berpakaian terbuka tanpa berjilbab, lakukanlah seterbuka terbukanya.
Saya bukan risih, hanya agak aneh, toh jika nanti mereka tidak ada lagi saya akan kehilangan objek pengelihatan dan objek penilaian dari pikiran kotor saya.
terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar